SOSIALISASI PENGENDALIAN GRATIFIKASI SERTA BIMTEK DAN MONEV PPG BERSAMA KPK RI DI PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Oleh Admin Inspektorat
Dipublikasi Pada 10:10 | 04 September 2023

Puncak Tahura – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Gratifikasi Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik melakukan Sosialisasi serta Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Monitoring Evaluasi (Monev) Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bertempat di Aula Hotel Puncak Tahura Kecamatan Pondok Kubang. Rabu (30/8/2023)

Kegiatan di buka oleh Penjabat Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M.Si, Turut Hadir Sekretaris Daerah  Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., Para Asisten, Inspektur Kabupaten Bengkulu Tengah Welldo Kurniyanto, S.E, M.M, CGCAE Seluruh Kepala OPD beserta sekretaris, Kepala Cabang Bank Bengkulu, Dirut RSUD, Dirut Perumda, Camat, dan tamu undangan lainnya.

Untuk diketahui bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dan acara Roadshow Bus KPK RI Tahun 2023 Provinsi Bengkulu dengan Tema “Jelajahi Negeri Bangun Antikorupsi”.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Bengkulu Tengah Heri Roni menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Tim Gratifikasi KPK RI yang akan memberikan Sosialisasi serta Bimtek dan Monev PPG di Ruang Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah yang selaras dengan tujuannya untuk pemerintahan bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, Nepotisme terbuka serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Saya menginginkan dengan adanya kegiatan ini seluruh stakeholder di Pemerintah Daerah mampu menumbuhkan kesadaran Gratifikasi. Selain itu, saya berharap Tim Gratifikasi dari KPK RI dapat memberikan informasi-informasi terkait seluruh sistem penilaian, teknis pelaporan, teknis pengaduan dan untuk prosedur yang benar kepada penyelenggara pemerintah daerah agar dapat memperbaiki kelemahan-kelemahan terutama dalam pengendalian gratifikasi, sehingga nantinya di dalam penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi bersih tanpa korupsi,” Ungkapnya.

+